Kebenaran itu sendiri, tak berkata,
melalui kata-kata
Televisi sebagai Souvenir Dari Abad
21, inilah yang yang pernah menjadi materi di salah satu stasiun TV dan diulas
dengan detail dari mulai awal pembuatan TV yang hitam putih sampai berwarna.
Dari materi yang sangat sederhana sampai acara yang penuh dengan ideology,
sesak dengan doktrinasi, menjejal di kepala sehingga kita hanya akan bisa
ternganga semamput dibuatnya. Dari Film Charlie Chaplin yang bisu dan hitam
putih, yang Kang Haji sendiri tidak mengetahui kapan dibuatnya, sampai film Fast
and Furious 6 yang sampai saat sekarang belum pernah Kang Haji tonton.
TV sebagai salah satu ikon kemajuan
sains dan teknologi. TV pula kadang kala dijadikan salah satu standard
kemodernan. Pun kita sering mendengar mengenai isu TV ini, yang sedikit banyak
menguraikan mengenai kejelekannya atau sisi negatif dari TV, dan jarang untuk
menghindari kata tanpa, mengulas mengenai sisi positif dari keberadaan TV ini.
Ataukah memang betul adanya bahawa dari ‘diri’ hanya terdapat kejelekannya
saja.
Singkat kata TV itu nggak baik.
