Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Awal Tahun 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Awal Tahun 2013. Tampilkan semua postingan

"Sumarna Si Penjaga Villa : [Bagian 2]"

/c/


Sekitar jam delapan, setelah memastikan semuanya lancar. Moko berangkat kerja, ke pasar ikan. Tinggalah Didin dan Marna berbagi tugas untuk mengerjakan tugas harian. Mengepel, menyapu, menguras bak mandi, membenarkan atap yang bocor dan pelbagai macam pekerjaan rumah tangga lainnya, termasuk memasak. 


Sekitar jam sembilanan, Marna pergi ke ruangan warnet yang berada tak jauh dari bagunan Villa, sementara Didin masih berkutat didapur untuk menyiapkan sarapan, yang memang hari ini adalah tugas Didin dalam urusan dapur. Semua tugas mereka kerjakan sama-sama, kecuali memasak, mereka sepakat untuk membagi tugas ini karena yang satu harus menjaga warnet. Hari ini Didin memasak, Marna menjaga warnet. Besok Marna memasak dan Didin menjaga warnet. Begitu seterusnya.


Marna mengambil sapu dan membersihkan seluruh ruangan warnet, setelah sebelumnya menyalakan komputer utama dan empat komputer lainnya agar siap digunakan oleh para pengunjung warnet yang sebetulnya memang sepi dari pengunjung. Sejatinya warnet itu disediakan Haji Nonoh hanya untuk membantu para pekerjanya agar tidak jenuh ketika tak ada kegiatan berarti di Villa.

"AKULAH PRIA MISTERI"

Aku adalah pria yang di anugerahi keindahan jiwa dan raga,
Yang bisa kau lihat dengan pandangan mata kasih yang suci,
yang hanya bisa kau sentuh melalui sentuhan tangan keikhlasan.

Aku adalah cawan kosong yang berharap terisi rasa, , , 
Rasa yang membuat tentram dikala ku teguk.

Aku adalah hamba yang memimpikan kebebasan tak terhingga,
Dimana tak satupun hukum-hukum dari manusia yang mampu menemukan jejaknya.

Akulah insan yang dipenuhi TEKA-TEKI dan MISTERI,
Dimana hanya kesabaran yang dipenuhi ketulusan yang mampu menguak rahasianya.

Disanalah kau mampu melihat serta merasakan kebenaran nyata yang terkandung didalamnya.

Akulah pria itu !!!

"Sumarna Si Penjaga Villa : [Bagian 1]"



Tentu saja kita harus selalu mensyukuri atas segala karunia yang telah di berikan Tuhan dalam hidup ini. Sekecil apapun itu pemberian, dalam segala helaan nafas, sudah sepantasnyalah kita memanjatkan puji dan syukur. Atas keagungan Tuhan.  Sang Maha pencipta. Maha Segalanya. 


Namun kemudian, kita sebagai manusia yang diciptakan dengan nafsu terkadang entah karena alasan apa, rasa syukur yang seyogyanya mesti selalu tertanam dalam pikiran dan hati kita, suka mendadak hilang.  Kita dibangunkan oleh sebuah kesadaran bahwa apa yang kita dapatkan ternyata belum cukup, kenyataan hidup meminta lebih dari apa yang telah kita dapatkan kini. Yang kita dapatkan hanya sepuluh ribu, ternyata pengeluaran sudah melebihi itu.  


Dan di atas segala penerimaan berkah dan karunia yang telah di berikan, di atas segala kekurangan akan kebutuhan hidup, di atas segala sesuatunya, cerita ini di tuturkan.




*****



Selamat Tahun Baru

Senin malam kemarin,,
Beberapa orang diluar sana mungkin sedang menyusun rencana untuk merayakan pergantian tahun, seperti makan-makan, meniup terompet dengan penuh suka cita, menyalakan kembang api, dan kegiatan selebrasi lainnya yang Kang Haji sendiri tak tahu apa maknanya, hanya saja orang-orang sering melakukannya.
Tapi tidak bagi Sumarna. Dia malah sibuk berkutat dengan pekerjaannya seakan hari libur adalah haram tuk dilalui.

Sungguh, pekerjaan Sumarna ini memang terfokus pada perayaan-perayaan besar seperti kemarin, yang kadang membuatnya sedih karena disaat orang lain bersuka cita berkumpul bersama keluarga, sahabat, pacar terkasih, istri dan anak, atau bahkan rekan kerja. Sumarna malah sibuk dengan tanggung jawab pekerjaannya. Namun apa mau dikata, kita tak bisa mengelak akan kebutuhan meskipun itu harus memenjarakanmu dari bingarnya dunia.

Nanti Kang Haji akan bercerita sedikit tentang siapa si Sumarna ini, tapi sebelum itu ada sesuatu yang harus Kang Haji ucapkan kepada kalian, meski Kang Haji tahu ini sedikit terlambat tuk di ucapkan, namun pepatah mengatakan; lebih baik terlambat daripada kelaparan....aeeehhh,,,,maksudnya daripada tidak makan,,,,beeuuhh,,,,maksudnya,,,,ah,,kalian pasti lebih tau dari Kang Haji, pokoknya Kang Haji mau ucapkan;

"Selamat tahun baru buat semuanya, semoga awal tahun ini menjadi awal lahirnya kebaikan bagi kita semua. Aamiin."

Tunggu kisah dari si Sumarna ini nanti.