"Gak enak hati ung !!! Jadi M A L E S ngapa-ngapain. mau makan males, mau berangkat kerja males, pokoknya MALES"
"Kenapa ea ???"
"Perasaan gak enak ini seakan perasaan sakit karna dibohongi. Padahal aku rasa gak ada siapapun yang bohongi aku. Terlebih Dia. Meski kita jarang ketemu karena jarak, tapi,,,"
Ah,,gak mungkin. Positif aja deh !!"
Itu sepenggal status yang ku tulis didinding pebukku.
Seandainya pesbuk mampu bicara, mungkin Ia akan bertanya kembali, "Apa penyebabnya hingga kamu begini ?? ". Aku bingung antara harus menjawab atau tidak, tapi sepertinya lebih baik jawab deh, karena apa yang terpendam tanpa terlampiaskan akan bertumpuk menjadi beban dibenak kita. Baiklah, kuceritakan dari awal.
Saat ini aku sedang berhubungan dengan seorang wanita dari pajajaran. Selama ini hubunganku baik-baik saja tanpa ada masalah yang serius, meski tak kupungkiri memang pernah ada masalah dan kami selalu bisa menyelesaikannya dengan lapang dada. Namun, itu dulu sewaktu aku masih dekat dengannya alias tak berjarak. Kini, aku dan Dia terpisah oleh jarak, hingga pertemuan berselang dalam waktu yang lama, kadang sebulan sekali, kadang dua minggu, malah pernah sampai dua bulan tak ketemu. Bukan karena aku tak rindu atau tak sayang, tapi karena tuntutan kerjaan yang memang tak bisa kutinggalkan dan itu bukan untukku sendiri tapi untuk mewujudkan masa depanku dengannya.
Lalu, saat kemarin yang bertepatan dengan hari Ulang Tahunku, kusempatkan diri tuk minta ijin libur tiga hari tuk berjumpa dengannya.
Dengan menggunakan motor jadul, aku berangkat dari ibu kota melewati beberapa kota menuju ke kotanya. Setelah kurang lebih 6 jam perjalanan, akhirnya aku tiba di kota tempat kekasihku berada. Namun letih badanku membuatku menunda pejumpaan. Aku istirahat dan besoknya kuniatkan tuk segera bertemu Dia.
Namun, inilah hidup. Kadang rencana yang kita susun tak selalu sama dengan skenario yang tuhan buat. Niat yang menggebu akhirnya tertunda lagi karena hal lain yang memang wajib ku tuntaskan. Sorenya, selepas solat magrib, baru aku bisa pergi kerumahnya. Namun apa yang kudapat, bukan sambutan hangat melainkan omelan panas yang membuatku terdiam terbakar. Keberangkatanku yang jauh seakan tak bernilai ditambah lagi bertepatan dengan hari ulang tahunku. Sungguh sebuah kado duka yang pantas ku terima.
Aku tak menyalahkan Dia, aku akui aku salah selama ini, salah karena jarang memperhatikan Dia dan aku telah meminta maap tuk semua itu. Namun semua tak seperti biasanya. Dulu, setiap ada masalah tak pernah selarut ini, tak pernah sampai memojokkan seseorang seperti ini (dan itu aku, aku yang Dia pojokkan, meski aku dah minta maap dan menyadari kesalahanku). Biasanya setiap ada masalah selalu diselesaikan dengan kepala dingin dan lapang dada yang disertai kedewasaan. Bukan memojokkan.
Aku tahu aku gak sempurna, begitupun Dia. Aku berharap kami (aku dan Dia) bisa saling menerima setiap kelebihan dan melengkapi setiap kekurangan yang ada pada diri kami. Jika hubungan cinta tidak berdasar itu, maka cinta kami selama ini adalah bohong, tak adil atau bisa dibilang bertepuk sebelah tangan, dan itu aku yang telah Dia sakiti. Aku yang menyerahkan hati dan jiwaku tuk dirinya. Merasa tersakiti. Dan aku juga yang tertipu, karena telah rela menyerahkan segalanya padanya tanpa tahu apakah dia punya rasa yang sama. Tapi aku yakin Dia tak begitu. (harapan)
Oh,,iya !!! Sebelumnya aku pernah melihat di wall akun pebuknya, ada seorang pria yang menulis kata-kata. Yang jadi masalah bukan kata-katanya. Tapi karena pria itu adalah mantannya yang dulu, dan dia masih memanggil nama kekasihku dengan sebutan yang mereka pakai dulu saat berhubungan.
Salahkah itu ??? Ataukah aku yang terlalu mencintai dia hingga rasa cemburu membakar hatiku.
Terus satu lagi, bila kita melihat info Profil biasanya ada info hubungan, seperti berpacaran dengan, menikah dengan, dan sebagainya. Nah, kebetulan hubunganku berpacaran dengan Dia, maka kupajang dalam info Profilku, tapi anehnya dia malah menyembunyikannya. Tapi setelah rumit, baru Ia perlihatkan. Kan aneh ??? Ada apa ini ??
Apakah Dia malu kalau sampai orang-orang tahu aku ini adalah kekasihnya ?? Atau ??? (aaahhh,,,gak tau ah pusiiing,,,!!!)
Kemudian pernah suatu waktu aku membaca komentar teman-temannya dalam status yang Ia buat. Salah seorang temannya berkomentar dengan bertanya perihal hubungannya denganku. Ia cuma menjawab; "ea,,begitulah !!!". Dan temannya bertanya kembali melalui komennya; "gitu gimana ?? Masih apa udahan ??". Namun dia tak membalas kembali komen sahabatnya yang bertanya itu.
Lalu apakah arti dari ini semua ??? Apakah ada hubungannya dengan perasaanku yang beberapa hari lalu tak enak bahkan sampai hari ini ??? Atau inikah tanda-tanda bahwa aku sudah tak lagi ada dihatinya ???
Wahai pesbuk, tolong jawab tanyaku kali ini saja !!!
Wajarkah aku marah, saat ku tahu kekasihku masih berhubungan dengan mantannya (namun tidak pacaran,,tapi gak tau juga sich !!) dan sesekali suka saling sapa dengan sapaan saat mereka pacaran dulu ???.
Lalu salah kah aku bila meminta melihat hapenya namun dia tak memberikannya. Dan apakah itu tidak menambah rasa curigaku ???
Mungkinkah perasaan tidak enak yang kurasa ini adalah firasat buruk atau hanya perasaan biasa saja ???
Sungguh, setiap kebaikan selalu saja penuh cobaan.
Tolong aku pesbuk.....!!!
_________________________________________
Sukabumi, 24 juli 2011. Minggu malam, pukul 21.25 wib
![]() |
| Nuri Sella Harpiani |

sabar aja kang mungkin semua itu ada hikmahnya buat .kedepanya..
BalasHapusHahaha,,,
BalasHapusIeu mah dongeng jadul, Kang Dins! Carios sataun kapengker,,,